Buat Kamu yang Masih Suka Belanja Skin Care Share in Jar
Skin care bukan lagi hal yang 'dipikir belakangan' namun sudah menjadi kebutuhan. Banyak sekali pilihan produk yang ada di pasar untuk memenuhi kebutuhan kecantikan yang beraneka macam. Tak jarang, karena banyaknya pilihan dan berbagai benefit yang ditawarkan, orang-orang menjadi penasaran untuk mencoba produk tersebut.
Beberapa waktu lalu ketika mencari suatu produk di sebuah e-commerce, saya menemukan bahwa hal yang saya kira sudah ditinggalkan ternyata masih marak dipasarkan. Produk share in jar skin care justru banyak menjadi rekomendasi dari hasil pencarian. Akhirnya saya iseng mencari tahu di kolom pencarian twitter apakah betul peminat share in jar masih sebanyak ini? Benar saja, share in jar masih banyak dijual karena peminatnya masih banyak, dari beberapa interaksi yang saya temui masih banyak orang merekomendasikan membeli share in jar.
Beberapa tahun lalu saya juga pengguna share in jar, yaitu produk yang dikemas ulang oleh reseller ke dalam wadah yang lebih kecil dengan harga yang lebih murah. Patut diakui kemasan ini memang lebih ramah kantong dan menjadi opsi ketika ingin mencoba produk baru tapi khawatir tidak cocok sehingga takut akan mubazir. Setelah mendapatkan banyak referensi mengenai keamanan produk share in jar, saya pribadi sudah tidak lagi membeli skin care share in jar.
Informasi berikut ini membuat saya berhenti membeli produk share in jar, yang merupakan faktor keamanan. Perlu diketahui bahwa produk kosmetik terbuat dari campuran bahan kimia yang diharapkan tidak bereaksi satu sama lain. Reaksi kimia tentunya akan menghasilkan senyawa kimia yang baru, artinya akan terdapat bahan yang tidak diinginkan. Reaksi dapat terjadi di kondisi lingkungan tertentu, sehingga pada kondisi tersebut bahan-bahan yang dikandung dalam produk bisa berbeda dengan pada saat awal produk kosmetik diproduksi. Padahal, bahan-bahan yang ada dalam produk skin care telah disesuaikan dengan tujuan dan manfaat yang diinginkan. Kondisi lingkungan yang umumnya mempengaruhi reaksi adalah suhu dan paparan sinar matahari.
Packaging sebuah produk sudah disesuaikan dengan produk yang dibuat. Perusahaan juga pastinya telah menjalani stability test untuk memastikan bahwa kemasan sudah kompatibel dengan produk skin care dan dapat melindungi bahan dari kondisi lingkungan yang mempengaruhi terjadinya reaksi maupun mencegah kontaminasi. Stability test adalah pengujian yang dilakukan berdasarkan standar yang ditetapkan perusahaan agar produk yang diedarkan memiliki karakter fisik, kimia, dan performa yang sama sampai ke tangan pelanggan seperti halnya saat diproduksi. Tidak hanya berfungsi memuat deskripsi produk, label penting lainnya juga terdapat dalam packaging asli sebuah produk seperti tanggal kedaluwarsa, izin edar, kode produksi, dll.
Nah, dari sini kita tahu mengapa sebuah perusahaan memilih packaging suatu produk yang seperti kita jumpai. Dapat kita lihat, kemasan yang digunakan pada share in jar sudah pasti berbeda dari kemasan aslinya. Beberapa ada yang tembus cahaya, padahal kemasan aslinya tidak. Ada yang menggunakan bahan plastik, padahal kemasan aslinya dari kaca. Kita juga tidak dapat memastikan apakah dalam proses pengemasan ulang dilakukan secara steril dan higienis. Ingat, produk yang akan dikenakan akan berinteraksi dengan kulit kita sehingga yang kita harap adalah manfaatnya yang maksimal. Orang bilang merawat kulit adalah salah satu bentuk investasi, tapi bagaimana jika alih alih investasi malah mengeluarkan uang untuk hal yang sama sekali tidak pasti manfaatnya?
Sekarang ini, semakin berkembangnya industri kosmetik, semakin banyak pula pilihan konsumen. Sudah banyak brand yang menyediakan packaging dengan ukuran lebih mini dari ukuran aslinya seperti travel size, trial kit, bahkan sample pack (kemasan sachet). Harga yang ditawarkan juga lebih murah ketimbang membeli full size. Ini menjadi alternatif yang aman untuk mencoba suatu produk baru atau ingin menghemat biaya perawatan. Jadi, alangkah baiknya kita menempuh langkah bijak dalam proses mempercantik diri.
Komentar
Posting Komentar